JAKARTA – Ketegangan dagang yang kembali membara antara Amerika Serikat dan mitra-mitra strategisnya telah menempatkan stabilitas keuangan negara berkembang dalam posisi rentan. Di Indonesia, ancaman dampak tarif Trump bagi Indonesia tidak hanya memicu kekhawatiran di sektor riil, tetapi juga mulai menekan sektor moneter. Menghadapi situasi ini, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di bawah arahan Purbaya Yudhi Sadewa memperkuat kebijakan counter-cyclical untuk memastikan kepercayaan nasabah tidak goyah di tengah fluktuasi pasar. Langkah ini diambil setelah laporan dari Reuters menyebutkan adanya potensi pengetatan likuiditas global akibat kebijak…