Selama puluhan tahun, dolar AS ( greenback ) telah menjadi napas utama dalam sistem perdagangan internasional. Namun, hari-hari ini kita menyaksikan sebuah pergeseran tektonik dalam ekonomi global yang dikenal sebagai de-dolarisasi . Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat di media sosial, melainkan sebuah langkah strategis yang mulai diambil secara serius oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Mengapa peristiwa ini sangat krusial? Bagi pembaca di Indonesia, fluktuasi dolar bukan hanya angka di layar bursa efek, melainkan variabel yang menentukan harga gandum untuk mie instan hingga tarif listrik di rumah kita. Mari kita bedah lebih dalam meng…